Teori perdagangan internasional mencoba memahami alasan setiap negara melakukan perdagangan (pertukaran) dengan negara-negara lain. Pada dasarnya ada 3 teori yang menerangkan tentang timbulnya perdagangan internasional. Berikut ini adalah paparan dari teori-teori tersebut.
A. Teori Pra-Klasik
1. Merkantilisme
Merkantilisme merupakan suatu kelompok yang mencerminkan cita-cita dan ideologi kapitalisme komersial, serta pandangan tentang politik kemakmuran suatu negara yang ditujukan untuk memperkuat posisi dan kemakmuran negara melebih kemakmuran perseorangan. Teori Perdagangan Internasional dari Kaum Merkantilisme berkembang pesat sekitar abad ke-16 berdasar pemikiran mengembangkan ekonomi nasional dan pembangunan ekonomi, dengan mengusahakan jumlah ekspor harus melebihi jumlah impor. Dalam sektor perdagangan internasional, kebijakan merkantilis berpusat pada dua ide pokok, yaitu:
- Pemupukan logam mulia, tujuannya adalah pembentukan negara nasional yang kuat dan pemupukan kemakmuran nasional untuk mempertahankan dan mengembangkan kekuatan negara tersebut.
- Setiap politik perdagangan ditujukan untuk menunjang kelebihan ekspor di atas impor (neraca perdagangan yang aktif). Untuk memperoleh neraca perdagangan yang aktif, maka ekspor harus didorong dan impor harus dibatasi. Halini dikarenakan tujuan utama perdagangan luar negeri adalah memperoleh tambahan logam mulia.

0 Komentar